Deteksi Penyakit GERD Sedini Mungkin, Begini Caranya!

gejala penyakit gerd
gejala penyakit gerd

Deteksi Penyakit GERD Sedini Mungkin, Begini Caranya

Asam lambung kerap kali memicu penyakit, yaitu apabila produksi asam lambung meningkat, atau apabila sensitifitas lambung yang justru meningkat terhadap asam lambung yang diproduksinya sendiri. Dalam kacamata medis kondisi ini lebih umum disebut dengan sindroma dispepsia.

Ada beragam kondisi yang bisa menyebabkan sindroma dispepsia, mulai dari yang tidak diketahui jelas penyebabnya (idiopatik), hingga yang berkaitan dengan kelainan organik, contohnya GERD (gastroesophageal reflux disease), gastritis, tukak lambung, pankreatitis, kolangitis, kolesistitis, dan sebagainya.

Tergantung dari penyebabnya, diagnosis atas kondisi ini bisa dengan melakukan beragam pemeriksaan. Namun tahukah anda, kebanyakan kasus sindroma dispepsia ini terjadi karena penyakit GERD.

GERD Sepele atau berbahaya?

Mungkin karena gejala awalnya yang ringan, atau karena pengetahuan tentang penyakit GERD yang kurang, Penyakit  GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease cenderung dianggap remeh, atau tak berbahaya oleh kebanyakan orang. Tidak heran, angka penderita kanker akibat GERD, terus bertambah.
Beberapa waktu yang lalu, Prevalensi GERD mencapai 27,4 persen dan mungkin saat ini jumlahnya sudah bertambah entah seberapa banyak. Padahal, bila dibiarkan GERD dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang sangat serius.

Kenapa GERD termasuk penyakit yang serius?

Bukan tanpa alasan, GERD disebut sebagai penyakit serius karena Di luar saluran pencernaan, asam lambung yang tinggi dapat naik dan mengganggu tenggorokan, pita suara, gigi, saluran pernapasan bawah, bahkan bisa sampai ke paru-paru dan jantung.
Asam lambung yang naik dapat menimbulkan luka pada dinding kerongkongan, Tidak sampai disitu, luka yang terbentuk, lama kelamaan akan semakin luas dan bisa menyebabkan penyempitan pada kerongkongan bagian bawah.

Komplikasi penyakit GERD

Karena terus menerus teriritasi, dinding dalam kerongkongan dapat mengalami perubahan struktur jaringan yang menyebabkan terjadinya penyakit Barrett’s. Penyakit Barret’s merupakan lesi prakanker. Jika Penyakit Barret’s sudah terbentuk, dan tidak ditangani dengan baik, selanjutya akan meningkat ke tahap selanjutnya yang lebih berbahaya yaitu Kanker gastrointestinal.
Sangat disayangkan, pasien seringkali datang terlambat untuk berobat. Bahkan kasus kanker yang sering ditemukan merupakan stadium lanjut, yaitu stadium 3 atau 4. Ketika sudah parah dan sulit diobati barulah pasien sadar, dan mengobatinya. Padahal jika ditangani sejak awal, kejadiannya tidak akan seperti ini.
Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan penderita terlambat untuk mengobatinya, di antaranya :
  • Gejala kanker yang seringkali tidak terasa ketika stadium awal dan
  • Pengetahuan deteksi dini yang belum tersosialisasikan dengan baik.
  • Bahkan Kebanyakan penderita merasa biasa saja ketika mengalami gejala GERD mungkin karena sudah sering terasa jadi mereka menganggap Hal biasa yang kurang begitu mengganggu aktivitas kesehariannya.

Untuk Mencegah Resiko yang bisa terjadi, sebaiknya kita melakukan pencegahan sedini mungkin, untuk melakukan langkah pencegahan, tentu anda harus tahu apa saja gejala dari penyakit ini, Lalu apakah gejala awal GERD yang sering terjadi?

Gejala Awal Penyakit GERD

1. Regurgitasi

Regurgitasi merupakan asam lambung yang naik kesaluran pencernaan atas. Asam lambung yang naik ke saluran kerongkongan akan menimbulkan Rasa asam bercampur pahit dimulut, sendawa berlebihan, atau bahkan mual dan muntah. Gejala ini bisa terjadi selama berhari hari, atau bahkan berminggu-minggu. Dan tentunya anda pasti tidak ingin hal ini terjadi pada diri anda bukan?

2. Heartburn

Gejala heartburn biasanya terjadi ketika ada perasaan terbakar (panas) atau tidak nyaman di dada bagian bawah setelah makan, bahkan sebagian merasakannya di dada bagian atas. Gejala ini biasanya akan terasa semakin parah ketika seseorang membungkuk atau berbaring.

3. Dyspepsia

Penderita GERD, biasanya akan merasakan sakit, dan tidak nyaman di perut. Gejala dapat berupa mual, muntah, sakit perut seperti ada yang menusuk, perut kembung dan begah, beberapa orang bahkan merasakan gejala hilangnya nafsu makan, kemudian pola makannya terganggu, yang hanya akan membuat penyakitnya semakin parah.

4. Dysphagia

kerongkongan, yang terus menerus teriritasi oleh asam lambung bisa menyebabkan terjadinya poepenyempitan di tenggorokan, umumnya penderita akan merasa kesulitan untuk menelan makanan dan biasanya akan merasa seperti ada makanan yang menumpuk di tenggorokan, meski tidak benar benar terjadi.

ketika kamu mengalami gejala seperti ini, jangan menjadikan alasan untuk tidak makan sama sekali, makanlah walau hanya sedikit (tapi sering), agar sistem metabolisme tubuh tetap berjalan, dan keseimbangan tubuh tetap terjaga dengan baik.

5. Gejala tambahan

Tidak hanya menimbulkan gejala seperti diatas, beberapa orang juga mengalami gejala lainnya seperti Batuk kronis, batuk memang bukan gejala khas penyakit GERD, namun lebih dari 25-40% kasus GERD diikuti dengan gejala batuk kronis. Kemudian gejala lainnya seperti peningkatan air liur, penurunan berat badan, bau mulut, mulut kering, jantung berdebar, anxiety dan lainnya.

Anda Mengalami Gejala GERD? Jangan Di Klik Kalau Gak Mau Sembuh!

Nah jika kamu mengalami Gejala diatas, sebaiknya segera ambil tindakan, segeralah tangani secepat mungkin, agar meminimalkan terjadinya komplikasi yang lebih parah lagi.
                                    Apa Hubungan Asam Lambung Naik Dengan Gangguan Cemas Panik?
                                   Jantung Berdebar Saat GERD Kambuh?? Ini Penyebabnya!
                                  

Berikan Tanggapan